Facebook Labil
January 13th, 2012 § 2 Comments
Happy new year! Haha, telat sih, gak papa.. Cuma pengen sedikit review aja tentang terselenggaranya kehidupan maya di tahun 2011 kemarin. Yaaa.

Beberapa orang mulai meninggalkan Facebook dan beralih ke Twitter. Jadi, mereka sekarang lebih memilih berkicau daripada berbagi? Wkwk. Walaupun begitu, facebook tak pernah sepi. Facebook telah dikuasai oleh kaum-kaum labil. Bukan hanya ababil tapi juga debil (abege labil vs dewasa labil). Para pengguna Facebook kini mulai aneh. Nggak semua sih, tapi sebagian besar. Benar-benar mengganggu. Kenapa juga dulu aku approve mereka? *sigh! Tiap buka “home” isinya cuma curhat yang isinya…masyaalloh..! Mulai dari warna celana dalam hari ini sampai masalah rumahtangga bisa dikupas tuntas di fesbuk. Ini ada beberapa contohnya.
Status labil “gaya berpakaian”:
“Tementemen.. Akko mo nanya. Kalao kaos hitam dijodohin ma jilbab pink kotak-kotak tu matching gak seh??”
“Waaa.. Bajuna bikind aku tmbah ndud!” (padahal enggak, cuma pengen orang2 bilang “kamu keliatan langsing kok)
Status labil edisi “malam minggu”:
“Oh, ini malam minggu ya? Biasa aja tuh!” (padahal…)
“Seharusnya malam ini kau menemaniku. Aku kesepian, kedinginan, sayangg.
Status labil edisi “berdoa” seolah2 Tuhan suka fesbukan:
“Ya Tuhan, ampunilah dosa hamba. Hamba ingin tobat, Tuhan.”
“Tuhan, sembuhkanlah demamku.. “
Status labil edisi “rumah tanggaku rumah tanggamu”:
“Seharusnya dia yang menjadi tulang punggung, tapi kenapa aku yang banting tulang? Yatuhan, kapan aku bisa hidup tenang?”
“Mungkin aku menyesal telah memilihnya. Tapi semua telah terjadi.. Jalani saja. Ini demi Radit, anakku. I love you, Radit”
Status labil edisi “minta jempolnya”
“Afuuuuuuuuuuu”
“Cintaku padamu begitu besar”
“Ayo turuu!”
(trus yang like ada lebih dari 30 people, comennya ada 15 yang isinya : “udah aku like”, “like balik ya”, dst)
Status labil edisi “pamer”:
“Uhhh.. Bolak balik naek pesawat terus, capeknyaa. Siap yg mo mijitin??”
“Notebook gw yang pink kemana ya? Hwaa, itu kan kesayangan gw. Masak harus pake yang biru, kan jelek. Ehhh,, kan masih ada yang kuning. Pake kuning aja ahh.”
Status labil edisi “galau” dan “nyesek”
“Tak mendengar kabarnya sehari saja membuatku galau.”
“Mungkin ini memang nasibku. #nyesek “
Status labil edisi “dotkom”
“Wah! Ada pak bondan makan bakso! www.ngiler.com”
“Ohh.. Kenapa semua ini harus terjadi padakuwhh? www.galau.com”
Dan lain lain lain banyaaaaakkk sekali. Belum lagi nama-nama labil yang semakin merajalela dan sulit dibaca. Apa motiv dibali itu semua? siwi imut tukangmakan, siwiyy lelahmenanti diriMUhhh, panggilaku siwi yangbaikhati, siwi sukamenabungdiwc jorokk, dst.. Dan itu belum berakhir! Beberapa kali ketika aku online, aku mendapat chat yang isinya “Like status gw yaa, thanks before”. What? Emang lu sape? Hedehhh… Setelah itu, paginya gw jadi ngikut labil.
Begitulah.. Walaupun aku agak geli sama status-status labil mereka, kadang tak sengaja aku juga ngapdet status labil,,haha. Tapi kan nggak sengaja. Bagaimana tidak? Si Facebook selalu saja bertanya “What’s on your mind?”. Makanya semua orang sharing apa yang ada di pikiran mereka. Jadi, siapa yang salah??
Yasudahh.. Semoga status-status di facebook bisa lebih informatif. Semoga anak-anak labil dengan wajah dan nama yang sulit dipahami itu bisa segera pindah ke jenjang dewasa. Semoga trend GALAU dan NYESEK segelah redup. Amin.
gw suka gaya lohhhhh…
“eits ini rahasia loh, jangan cerita2 eaaa” artinya : jangan sampai lupa, ceritakan ini ke temen2 ya…
cemugutddd kk…